Terapi GERD Masalah Lambung dengan Sagha Premium

30 December 2017 - Kategori Blog
Sagha Premium Terapi Asam Lambung
Terapi GERD Sagha Premium

Terapi GERD masalah lambung dengan Sagha Premium
.
Setelah mendarat di lambung, makanan akan dihancurkan oleh getah gastrik yang mengandung berbagai enzim pencernaan dan sifatnya sangat asam.
Getah ini sering disebut asam lambung.
.
Saking asamnya sampai dapat membuat logam seng terkorosi.
Namun, otot perut kita sangat kuat dan terjadi mekanisme pengeluaran
lendir pelindung yang selalu menjaga agar lambung tidak merusak dirinya
sendiri.
.
Lapisan tebal berlendir ini akan terus keluar selama
stoknya lancar dan perintah dari gen untuk terus memproduksinya berjalan
dengan baik.
.
Sebenarnya sebagian besar kuman sudah dibasmi
oleh asam lambung. Namun, ada beberapa jenis kuman yang tahan terhadap
asam. Kuman2 ini yang nantinya menyebabkan kita disentri, infeksi, serta
berbagai radang pencernaan lainnya.
.
Selain kuman, lambung juga bisa bermasalah karena kerja bebannya yang terlalu keras nonstop.
Setelah makanan pertama diterima, lambung perlu melumatnya menjadi
cairan kental agar mudah diserap oleh usus. Cairan ini disebut kimus.
Waktu yg diperlukan lambung utk mencerna 1 liter makanan adalah 4 jam.
.
Setelah lambung penuh, barulah katupnya membuka menuju usus halus.
Sistem kerjanya persis seperti pada anus pada saat kita buang air besar.
Ia akan membuka dan menutup secara otomatis setelah lambung kosong.
.
GERD terjadi karena aktifitas kerja otak yang berlebihan alias stress
sehingga menarik asam lambung utk naik. Pasien gerd diharuskan
mengistirahatkan pikiran dan saluran cernanya.
Karena saluran cerna sebagian besar terdiri dari saraf simpatik, maka hormon kortisol (stress) sangat berpengaruh kepadanya.
.
Karena itulah saat kita tegang atau ketakutan, maka perut akan terasa mulas ngga karuan.
.
Kebiasaan lain yang mengganggu cara kerja lambung adalah suplai gula, lemak jenuh dan gluten berlebihan.
Enzim pencernaan memiliki jenis yang amat terbatas.
Bila enzim pencernaan sampai habis beberapa jenis, maka seseorang akan
menjadi alergi terhadap makanan yg substansi enzimnya sudah habis itu.
.
Saat enzim pencernaan sudah terkuras karena harus menggerus terlalu
keras, kerja lambung nonstop (karena makan terus), dan dipicu stress,
maka pengeluaran asam lambung menjadi tak terkendali.
.
Dalam
kondisi umum, bila seseorang mengunyah makanan hingga 30x baru ditelan
saja, secara alami setengah juta sel lambung tetap harus mati setiap
menitnya, demi menciptakan lapisan pelindung berupa mukus yg seperti
lumpur. Apalagi kalau makanan tidak dikunyah dengan baik?
Matilah sejuta sel lambung/menit untuk hal yg sia2..
.
Bila sudah terjadi, maka saran kami adalah dengan:
1. Awali pagi dengan sarapan buah eksklusif
2. Awali makan siang dengan sup sayuran
3. Pilih menu yang tinggi serat rendah kalori..
.
4. Berkumurlah dengan air hangat 3 jam sekali
5. Tiadakan minuman dingin, soda, gula, berwarna dari menu Anda
6. Latihlah pernapasan diafragma (bisa ditanya kepada distributor Sagha)
.
7. Hirup uap dari air panas dalam2 dengan menggunakan sebaskom air panas + tetesan Minyak Angin Sagha
8. Tenangkan saraf simpatik lambung dengan mengoleskan Sagha Premium
searah jarum jam pada seluruh perut sebelum tidur atau sesudah mandi.
9. Hentikan makan pada jam 4 sore dan mulai berbuka pada jam 9 pagi
(diijinkan minum air hangat dan memakan buah sedikit bila lapar)
.
10. Berbekam pada bagian yang telah diajarkan di Sagha Family Club.
11. Hindari makanan pedas dan berkarbohidrat tinggi
12. Bila nyeri terjadi, buatlah Oralit Organik sesuai petunjuk di Sagha Family Club
.

, , , ,